RIP Nelson Mandela

RIP opa Mandela.. 😥 – with Antasari

View on Path

Advertisements

You Never Know What You Have Until..

Pernah dengar pepatah yang bilang ‘Kamu tak tahu apa yang kamu miliki sampai kamu kehilangan’ ?. Pasti udah sering ya.. Biasanya ditujukan ke orang-orang yang terlalu cuek dengan lingkungan sekitarnya, dan baru sadar kalau dia pernah punya ‘segalanya’ ketika semua sudah pergi dan hilang.

Eh, tapi aku ga mau ngomongin hal-hal serius seperti itu. Karena, aku punya versi baru dari pepatah itu. Apa versi barunya? Pake narasi dulu nih..

Bermula tgl 13 Juni 2012 waktu aku beres-beres kamar dan packing barang-barang untuk pindah rumah. Bongkar lemari, buang barang-barang yang ga perlu, tata ulang di kardus dan koper, dan…. tebak apa yang aku temukan?… INI DIA..

Wiwwwddiiihhhh… miiiiddiiididihhh..

Recehan berserakan di mana-mana.. yang paling banyak di meja TV. Kebiasaan suami ku kalau pulang kantor, sebelum ganti celana, pasti kosongin kantong. Jadilah recehan di kantong ditaruh gitu aja di meja. Ada di atas lemari juga, ada di bawah kasur.. haha… Ada di kotak kosmetik ( I did), suka asal aja naruh recehan di kotak atau kantong mana pun, yang penting kamar bersih n rapi.  Jadilah ini.. seharian berhenti beres-beres kamar, malah nata recehan, diplestes dan dihitung.. Makin kaget karena.. wowwww…  totalnya di luar ekspektasi kita.. Horeeee… Ga sadar nabung, dan sekarang panen hasil dan plus bisa buat ‘ngisi’ rumah. Alhamdulillah..

So, dengan senyum ceria aku bilang ke suami:

‘You Never Know What You Have Until .. You Clean Your Room!’

Happy cleaning … 🙂

After You Fall

The Greatest Glory In Living Lies Not In NEVER FALLING,
But In Raising Every Time We Fall.

Nelson Mandela

Mereka yang hebat bukanlah mereka yang kaya raya dan bisa membeli apa pun yang mereka inginkan.
Mereka yang hebat adalah mereka yang terus mencoba setelah gagal mendapat apa yang mereka inginkan.
Jatuh dan gagal bukan alasan untuk berhenti mencoba dan berusaha.

“Seperti waktu kamu ingin pergi ke suatu tempat yang sangat ingin kamu datangi. Tidak ada jaminan bahwa perjalanan mu akan lancar-lancar saja. Mungkin kamu akan jatuh tersandung batu. Kaki mu akan terluka. Lalu semua kembali padamu. Apa kamu akan melanjutkan perjalanan atau tidak.

Toh tempat yang tujuan mu itu tetap di sana. Tempat itu tidak akan bergeser kemana-mana. Kamu yang harus memutuskan melanjutkan perjalan itu atau tidak. Walau dengan kaki terluka. Walau harus tertatih-tahih. Karena walau pun kamu melangkah pelan, pada akhirnya, kamu akan sampai di sana.”

Atau .. kamu memilih untuk tetap terbaring di tanah dan terus mengeluhkan luka di kaki mu?

Jangan bersedih bila kamu jatuh dan gagal. Itu pertanda kamu sedang diajarkan menjadi hebat.

Seperti kalimat yang diucapkan Ayah Bruce Wayne saat menolongnya jatuh ke dalam sumur tua. Dan kalimat itu diucapkan lagi oleh Alferd, si pelayan setia beberapa tahun kemudian saat Bruce mengalami goncangan batin :

“Why do we fall? So we can learn to pick ourselves up.
(Batman Begins, Movie)



source : picture1, picture2